(suterachannel.id) Wajo – Sulsel, Seorang petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Wajo mengalami luka bakar saat menjalankan tugas pemadaman kebakaran di Dusun Tanete, Desa Pakkanna, Kecamatan Tanasitolo, Minggu (4/1/2026).
Petugas tersebut diketahui bernama Rudi (36), anggota Pleton 3 Damkar Wajo. Ia mengalami luka bakar pada bagian lutut kanan dan segera dievakuasi ke RSUD Lamaddukelleng untuk mendapatkan penanganan medis.
Kepala Seksi Operasional dan Investigasi Damkar Kabupaten Wajo, Andi Mursalim, mengatakan bahwa dalam upaya pemadaman, pihaknya mengerahkan Pleton 3 yang diperkuat Ton 1 dan Ton 2 dari sektor Maniangpajo serta Majauleng.
Sejumlah armada turut dikerahkan ke lokasi kejadian, di antaranya Armada 03, 04, 05, 016, 07, 08, serta satu unit armada Jepang.
“Secara umum proses pemadaman berjalan tanpa hambatan berarti. Namun, salah satu anggota kami terkena api saat bertugas di area kebakaran,” ujar Andi Mursalim.

Melalui Andi Mursalim, Rudi mengungkapkan bahwa dirinya tidak langsung menyadari bagian kakinya mengalami luka bakar. Saat itu, ia mengenakan alat pelindung diri (APD) standar Damkar yang selama ini dikenal memiliki ketahanan terhadap panas.
“Saya tidak menyadari kaki saya terbakar. Biasanya pakaian damkar cukup aman dan tahan panas, tetapi kali ini api bisa menembus,” tuturnya.
Lebih lanjut, Andi Mursalim menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pimpinan terkait penanganan korban. Pimpinan langsung memberikan instruksi agar korban segera mendapatkan perawatan maksimal.
“Saya sudah melaporkan kepada Pak Kasat, dan beliau langsung memerintahkan agar anggota kami dibawa ke rumah sakit. Seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh Pak Kasat,” tegasnya.
Pasca kejadian tersebut, Damkar Kabupaten Wajo memastikan akan melakukan evaluasi internal untuk meningkatkan standar keselamatan dan perlindungan personel dalam setiap operasi pemadaman kebakaran.
Deden






